Manajemen Stres



"Stres” merupakan suatu istilah yang sangat sering kita dengar diucapkan oleh banyak orang bahkan kita sendiri mungkin sering mengucapkannya. Kata ”stres” umumnya digunakan agar orang lain ”memaklumi” keadaan kita sehingga kita bisa mendapat suatu ”dispensasi” dari orang lain ! Berdasarkan keadaan tersebut maka ”stres” mengandung suatu pengertian yang ”negative” sehingga perlu kita ”usir” dari hidup kita ! Tujuannya adalah : agar hidup kita lebih ”produktif” dan lebih berguna bagi orang lain.


Kemalasan yang luar biasa pada saat kita bangun pagi, langkah lunglai pada setiap langkah menuju kantor, perasaan malas untuk memulai atau menyelesaikan suatu pekerjaan, muka muram dan malas bertemu / berbicara dengan orang lain (apalagi dengan atasan !!!) ...... merupakan sebagian dari tanda-tanda ”STRES”.

Sebenarnya apa yang dimaksud dengan ”stres” ????????

”Stres” adalah suatu keadaan dimana ”mental” kita lelah (kelelahan mental) – Jadi bukan hanya hanya phisik yang bisa lelah !!!

”Stres” dapat menyerang semua orang tanpa kecuali , pada awalnya memang bukan gangguan kesehatan yang berbahaya namun bila tidak segera disikapi (tetapi tetap diikuti, dinikmati dan didiamkan saja), dampaknya dapat melebihi ”virus” penyakit yang paling berbahaya sekalipun dan tidak jarang dapat ”mematikan” !!!!...... Wah ... betapa bahayanya ”stres” sehingga perlu kita ”manajemeni” dengan baik agar stres berat tidak datang kepada kita !

BAGAIMANA PROSES TERJADINYA STRES ?

1. Seorang yang dilanda ”stres”, tubuhnya akan memanfaatkan zat gizi ekstra dibandingkan dengan ketika seorang dalam kondisi normal.
2. Tanpa disadari cadangan energi yang tersimpan di dalam tubuh dapat terkuras habis dan pada saat ini terjadi yang disebut ”kelelahan mental” atau ”stres”.
3. Tahap selanjutnya adalah berat badan turun drastis (kurus ! – pada umumnya) atau ”over weight”  (kasus khusus karena makan terus tdk peduli lagi pada efek negative makanan)
4. Efek yang umum terjadi adalah  energy habis, stamina terkuras dan daya tahan tubuh melemah sehingga penyakit dengan mudah masuk ke dalam tubuh kita !! *)
5. Akibat yang lebih parah adalah  stres dapat mempengaruhi ”kejernihan” pola berpikir seseorang .. karena otak sudah tidak mempunyai cukup energy untuk bekerja normal (bayangkan hp yang low bat – sering error). Dalam keadaan ini orang dapat mengalami perasaan mulai dari resah, gelisah, cemas, perasaan takut sampai pada ”frustasi berat” / ”putus asa”

*) penyakit akan lebih mudah masuk bila mana orang tersebut sudah mempunyai ”bakat” menderita penyakit misalnya maag, migren atau hypertensi. Stres dapat memicu / merangsang munculnya semua penyakit. Dalam keadaan stres, sel-sel radikal bebas yang tadinya ”tidur tenang” jadi terangsang untuk tumbuh dan berkembang biak. Tidak heran jika orang yang menderita stres terlihat lebih tua dari umur sebenarnya. Hal ini terjadi karena salah satu efek negatif radikal bebas adalah mempercepat proses penuaan dini. Pecahnya radikal bebas juga dapat memicu pertumbuhan sel-sel kanker sehingga mempercepat penyakit menuju stadium lanjut. SANGAT MENGERIKAN BUKAN ? ? ?    

MANAJEMEN STRES

Melihat begitu mengerikannya akibat dari stres, maka kita perlu melakukan ”manajemen” stres. Istilah manajemen dalam ilmu ekonomi dapat diartikan sebagai melakukan suatu tindakan melalui tahapan : planing, organizing, actuating dan controling (POAC). Dikaitkan dengan stres, maka kita perlu melakukan POAC ini dengan cermat dalam kehidupan kita mulai dari pola makan, pola tidur, pola kegiatan/aktifitas, pola pikir dan sebagainya. Pada intinya dalam menjalankan aktifitas kehidupan, kita harus dapat ”memanage” segala sesuatunya dengan baik. (lawannya adalah ”biarkanlah hidup mengalir seperti air”)

Melalui berbagai penelitian medis maupun non medis, pengamatan dan pengalaman maka lakukanlah hal-hal sebagai berikut agar ”STRES” (berat) jauh dari kehidupan kita :

1. Jaga selalu kondisi tubuh dan perkuatlah !! dengan cara mengkonsumsi makanan dan minuman sehat (4 sehat 5 sempurna) secara disiplin (konstan makan pada jam yang sama). Tambahkan dengan asupan multivitamin dan mineral yang cukup.

2. Tidur dan istirahat yang cukup. Tidur merupakan salah satu terapi untuk mengurangi kemarahan dan kesedihan karena tidur memberikan kesempatan otak untuk rilex.

3. Lakukan Olah Raga teratur. Gerak tubuh akan merangsang keluarnya zat ”endorphine” yaitu zat yang dapat membuat tubuh merasa nyaman selain zat tersebut juga dikenal sebagai anti rasa sakit pada tubuh. Itulah sebabnya mereka yang berolah raga teratur umumnya tampak lebih fit dan bahagia.

4. Selalu berpikir positif karena tindakan atau perasaan negative pasti berasal dari pikiran negative. Sebaliknya tindakan positive pasti berasal dari pikiran positive ! --- ini penting !!! --- tidak ada orang yang berhasil dalam hidupnya kalau selalu berpikiran negative pada diri sendiri maupun kepada orang lain !

5. Lakukan HOBBY (atau hal-hal menyenangkan positif menurut kita) karena hobby dapat

membuat kita rilex dan melupakan ”sejenak” rutinitas atau masalah yang ada misalnya olah raga, mendengarkan musik, masak, jahit, ngutak ngutik mobil/motor /sepeda dll.


6.Jangan terpaku pada ”rutinitas”, berani berubah, tidak malu dan ragu. Hal sederhana yang dapat dilakukan adalah mulai dari menata ulang meja kerja, ruang tidur, rumah, menempuh route yang berbeda ke kantor, sekali waktu makan siang/malam di mall sekaligus cuci mata, creambath di salon, pijat reflexi, berendam di air hangat dll yang  merupakan salah satu cara untuk memperlancar aliran darah dan meredakan ketegangan. Selain itu bila ada rejeki lebih kita  perlu juga melakukan penggantian barang-barang lama kita misalnya mengganti hp dengan model baru, ganti velg racing / tambah accesories pada kendaraan kita atau sedikit merubah penampilan kita dengan sepatu baru, model rambut dll (secara phsikologi hal ini membawa ”semangat” baru)

7.Murah senyum, tertawa lepas, bersenandung /  bernyanyi dan bersosialisasi dengan teman / lingkungan (perlu teman curhat, tidak memendam masalah sendiri). Kegiatan semacam ini dapat merangsang endorphine dan serotonin dalam tubuh sehingga otak lebih tenang.

8. Yang terakhir tetapi merupakan hal terpenting adalah Beribadah dan berdoa kepada Yang Maha Kuasa tidak pada masa sulit saja, berbuat baik kepada semua orang, bersyukur terhadap setiap hasil usaha kita, baik yang berhasil maupun yang tidak berhasil, mensyukuri rejeki dll.

Bila 8 hal tersebut dilakukan, Insya Allah stres akan jauh dari kehidupan kita ! Kita akan lebih semangat dalam melakukan setiap aktifitas dan keberhasilan menunggu kita !

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment